Cara Mengobati Penyakit Tetanus Dengan Alami

Cara Mengobati Penyakit Tetanus Dengan AlamiPenyakit tetanus merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan gejala otot kejang dan menjadi sangat kecil sehingga tidak mampu untuk berkontraksi. Pada penyakit tetanus, biasanya virus yang menjadi penyebab dari terjadinya penyakit ini muncul adalah Clostridium tetani, bakteri yang menghasilkan zat seperti asetikolin sehingga membuat otot terus melakukan kontraksi. Bakteri penyakit tetanus ini akan berkembang biak pada luka tusuk yang dalam. Biasanya luka ini terjadi karena tertusuk paku, pecahan kaca, atau terkena benda tajam lainnya yang karat. Luka yang terjadi akibat kecelakaan, luka bakar dan radang yang terjadi pada telinga bagian tengah juga bisa menyebabkan bakteri ini berkembang biak.

 Cara Mengobati Penyakit Tetanus Dengan Alami

Cara Mengobati Penyakit Tetanus Dengan Alami

 Penyakit Tetanus

Gejala penyakit tetanus yang sering dialami oleh balita adalah mereka akan mengalami kesulitan dalam menelan, sakit kepala, sukar membuka mulut dan juga sakit pada bagian tubuh yang lainnya.

Pada negara maju, penyakit tetanus saat ini kejadiannya sudah jarang sekali ditemukan, hal ini disebabkan karena imunisasi aktif yang dilakukan dengan baik dan tepat dan juga disamping dari sanitasi lingkungan yang bersih. Namun di negara berkembang misalnya seperti Indonesia, penyakit tetanus sendiri masih sering dijumpai. Hal ini dikarenakan tingkat dari kebersihan yang masih kurang terpelihara dengan baik yang bisa memicu terjadinya tetanus, kontaminasi, dan juga perawatan dari luka yang kurang diperhatikan dengan baik. Selain itu juga bisa diakibatkan karena kurangnya kesadaran dari masyarakat mengenai pentingnya kebersihan dan juga mengenai kekebalan dari tetanus.

Pada kejadian penyakit tetanus yang umum terjadi, bentuk ini biasanya adalah salah satu bentuk dari gambaran tetanus yang kebanyakan sering dijumpai. Dan selain itu juga terjadinya bentuk ini masih berhubungan dengan luas serta dari dalamnya luka yang terjadi misalnya adalah luka besar dengan ukuran yang luas, luka tusuk yang terjadi dengan dalam, furunkulosis, ekstrataksi gigi, ulkus dekubitus dan juga terjadinya suntikan hipodermis. Dan baisanya tetanus sendiri akan muncul dengan tiba-tiba dalam bentuk terjadinya kekakuan pada otot baik yang sifatnya secara menyeluruh atau juga terjadi hanya sekelompok otot saja. Kekakuan yang terjadi pada otot dan paling utama adalah terjadi dibagian rahang atau juga trismus dan pada bagian leher atau kuduk kaku. Sekitar lima puluh persen dari penderita tetanus biasanya akan menunjukkan gejala seperti trismus.

Selama kurang lebih 24-48 jam dari terjadinya kekakuan otot yang kemudian terjadi secara menyeluruh sampai menuju ke ektremitas. Kemudian kekakuan pada otot rahang yang paling utama masseter yang bisa mengakibatkan mulut menjadi susah untuk dibuka, sehingga penyakit ini disebut juga dengan istilah Lock Jaw. Dan selain itu juga kekakuan yang terjadi pada otot masseter, pada muka biasanya juga akan menyebabkan terjadinya kekakuan otot muka sehingga membuat muka menjadi berbentuk seperti meringis kesakitan yang disebut dengan istilah Rhisus Sardonicus atau seperti gejala alisa yang tertarik ke atas, dan sudut mulut yang tertarik ke arah luar serta ke arah bawah, kemudian bibir ini tertekan dengan kuat pada gigi, akibatnya bisa menyebabkan terjadinya kekakuan pada otot-otot dibagian leher belakang yang menimbulkan rasa nyeri saat sedang melakukan suatu fleksi leher dan juga pada tubuh sehingga bisa memberikan gejala seperti kuduk kaku sampai mengalami opisthotonus.

Selain gejala kekakuan otot yang terjadi secara meluas, biasanya juga akan diikuti dengan terjadinya kekejangan yang umum pada tonik baik yang terjadi secara spontan atau juga hanya dalam bentuk suatu rangsangan yang minimal misalnya adalah seperti rabaan, sinar dan juga mendengar bunyi. Kejang ini bisa mengakibatkan lengan fleksi dan juga addukasi serta terjadinya tangan mengepal dengan kuat dan kaki pada bagian posisi ekstensi.

Kesadaran pada penderita biasanya dalam keadaan baik walaupun nyeri yang terjadi dengan hebat dan diserai dengan juga dengan suatu penonjolan sehingga membuat penderita terlihat gelisah dan lebih mudah mengalami rangsangan.

Cara Mengobati Penyakit Tetanus

Cara mengobati penyakit tetanus dengan alami bisa dilakukan dengan mencegah terjadinya penyakit ini datang. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang bisa menimbulkan kematian. Rata-rata mereka yang mengalami penyakit tetanus akan meninggal. Cara mencegah penyakit tetanus ini bisa dilakukan dengan membersihkan sabun terlebih dahulu pada luka. Pemberian vaksin Tetanus Toxid (TT) diberikan pada kasus kondisi tetanus parah dan juga pemberian Anti-Tetanus Serum (ATS). Penyakit tetanus akan menjadi parah jika Anda melakukan aktivitas secara berlebihan.

Cara mengobati penyakit tetanus dengan alami bisa dengan menggunakan obat tetanus asam trengguli sebanyak 3 jari, 2 rimpang cekur, ½ rimpang bangle, daun ngokilo 5 lembar, dan daun sembung 10 lembar, gula enau sebanyak 3 jari. Semua bahan ini dicuci terlebih dahulu kemudian dipotong dan direbus ke dalam 3-4 gelas air. Jika sudah mendidih obat tetanus ini maka sisakan hingga ¾ airnya. Kemudian disaring dan dinginakan. Minumnya adalah 3 kali dalam sehari.

Cara mengobati penyakit tetanus dengan alami menggunakan obat tetanus daun jinten sebanyak ½ genggam, daun ngokilo 18 lembar, rimpang cekur 2 jari, dan gula aren 3 jari. Cucilah semua bahan obat tetanus ini hingga bersih kemudian direbus hingga mendidih. Saring, dinginkan dan minum ramuan obat tetanus ini.

 Cara Mengobati Penyakit Tetanus Dengan Alami

 

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Tetanus

Penyakit tetanus kebanyakan terdapat pada anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi tetanus (DPT) dan pada umumnya terdapat pada anak dari keluarga yang belum mengerti pentingnya imunisasi dan pemeliharan kesehatan seperti kebersihan lingkungan dan perorangan. Tetanus neuonatorum merupakan penyebab kejang yang sering dijumpai  pada bayi baru lahir, yang bukan karena traum kelahiran atau asfiksia, tetapi disebabkan oleh infeksi selama masa neonatal, yang terjadi sebagai  akibat pemotongan tali pusat atau disebabkan oleh toksin kuman Clostridium tetani, yang bermanifestasi dengan kejang otot secara paroksismal dan diikuti kekakuan seluruh badan. Kekakuan tonus otot  ini selalu tampak pada otot masester dan otot rangka.

 Penyakit Tetanus

Penyakit Tetanus

Penyakit Tetanus

Penyebab penyakit tetanus adalah Clostridium tetani adalah kuman yang berbentuk batang seperti penabuh gendering, berspora, golongan garam positif, hidup anaerob. Kuman ini mengeluarkan toksin yang bersifat neurotoksik (tetanus spasmin), yang mula-mula akan menyebabkan kejangotot dan saraf tepi setempat. Tetani didukung oleh adanya luka yang dalam dengan perawatan yang salah. Selain di luar tubuh manusia, tersebar luas di tanah. Juga terdapat di tempat yang kotor, besi berkarat sampai pada tusuk sate bekas. Basil ini bila kondisinya baik (  di dalam tubuh manusia) akan mengeluarkan toksin. Toksin ini dapat menghancurkan sel darah merah, merusak leukosit, dan merupakan tetanospamin, yaitu toksin yang neurotropik yang dapat menyebabkan ketegangan dan spasme otot.

Penyakit tetanus biasanya terjadi setelah tubuh terluka dan kebanyakan luka tusuk yang dalam misalnya tertusuk paku, pecahan kaca, terkena kaleng, atau luka yang menjadi kotor, karena terjatuh di tempat yang kotor dan terluka ata kecelakaan dan timbul luka yang tertutup debu/kotoran juga luka bakar dan patah tulang terbuka. Luka yang kotor/tertutup memungkinkan keadaan anaerob yang ideal untuk pertumbuhan  Clostridium tetani. Sebagai porte d’entrée lainnya dapat juga luka gores yang ringan kemudian menjadi bernanah; gigi berlobang dikorek dengan benda yang kotor atau otitis media parulen (OMP) yang dibersihkan dengan kain yang kotor. Masa inkubasi tetanus berkisar antara 2-14 hari. Prognosis penyakit tetanus ini sangat buruk bila ada OMP dan luka pada kulit kepala.  Toksin tersebut bersifat antigen, sangat mudah diikat oleh jaringan saraf dan bila dalam keadaan terikat tidak dapat lagi dinetralkan oleh antitoksin spesifik. Tetapi toksin yang bebas dalam peredaran darah sangat mudah dinetralkan oleh antitoksin. Hal ini penting untuk pencegahan dan pengobatan penyakit tetanus ini.

Pengkajian keperawatan tetanus meliputi anamnesis riwayat penyakit pemeriksaan fisik, pemeriksaan diagnostic, dan pengkajian psiko-sosial (pada anak perlu dkaji dampak hospitalisasi). Keluhan utama yang sering menjadi alasan penderita atau orang tua membawa anaknya untuk meminta pertolongan kesehatan adalah panas badan tinggi, kejang dan penurunan  tingkat kesadaran.

Gejala Tetanus

Gejala Penyakit Tetanus

  • Ketegangan otot terutama pada rahang dan leher
  • Sulit membuka mulut (trismus)
  • Kaku kuduk
  • Badan kaku dengan epistotonus, tungkai dalam mengalami ekstensi, lengan kaku dan mengepal
  • Kejang tonik
  • Kesadaran biasanya tetap baik
  • Demam ringan
  • Asfiksia dan sianosis akibat kontraksi otot

Jenis-Jenis Penyakit Tetanus

  1. Tetanus Lokal
    Baru dijumpai ketegangan di sekitar luka, menunjukkan infeksi ringan, mikroorganisme piogenik sedikit, jumlah bakteri sedikit
  2. Tetanus Umum
    Didapatkan gejala-gejala umum tetanus
  3. Tetanus Kepala
    Luka yang terdapat dikepala dan leher sangat berbahaya seperti otitis media

Diagnosis yang ditegakkan pada penyakit tetanus adalah berdasarkan dari :

  1. Riwayat terjadinya luka yang juga sesuai dengan masa inkubasi penyakit tetanus.
  2. Gejala klinis yang muncul
  3. Penderita baisanya masih belum mendapatkan imunisasi dengan tepat.

Pemeriksaan Penyakit Tetanus

Pemeriksaan penyakit tetanus lewat lab biasanya kurang menunjang dalam menegakkan diagnosis. Pada saat melakukan pemeriksaan darah yang dilakukan secara rutin, maka biasanya tidak ditemukan nilai-nilai secara spesifik, leukosit yang bisa terjadi secara normal dan juga bisa mengalami peningkatan. Pemeriksaan secara mikrobiologi, bahan yang diambil dari luka dalam bentuk pus atau juga dalam bentuk jaringan nekrotis yang kemudian akan dibiakkan menjadi kultur agar darah atau kaldu daging. Namun pemeriksaan mikrobiologi ini hanya terjadi pada 30% kasus yang ditemukan oleh Clostridium tetani. Pemeriksaan pada cairan serebrospinalis di dalam batas yang normal, dan walaupun terkadang bisa didapatkan suatu tekanan yang mengalami peningkatan dari terjadinya kontraksi pada otot. Pemeriksaan dengan elektroensefalogram adalah salah satu normal dan juga suatu pada pemeriksaan elektromiografi yang hasilnya tidak lebih spesifik.

Obat Tetanus Alami

1. Obat Tetanus Pertama

Bahan-Bahan :

– 3 jari rimpang kecur
– 1/2 genggam daun jinten
– 18 lembar daun ngokilo
– 3 gelas air
– 3 jari gula aren

Cara Pemakaian :

– Semua bahan dicuci bersih
– Lalu di potong-potong
– Rebus dalam 3 gelas air dan tambahkan gula enau
– Diamkan hingga air rebusan tersisa 3/4 nya
– Air rebusan dinginkan dan disaring
– Minum ramuan 3 kali sehari

2. Obat Tetanus Kedua

Bahan-Bahan Obat tetanus :

– 15 jari asam trengguli
– 6 sendok makan madu asli

Cara Pemakaian Obat Tetanus  :

– Pisahkan daging asam trengguli tersebut dari bijinya
– Lalu haluskan daging asam tersebut
– Kemudian seduh dengan 1 gelas air hangat
– Tambahkan madu lalu aduk hingga merata

 Penyakit Tetanus

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tetanus Tradisional

Obat Tetanus Tradisional – Penyakit tetanus merupakan salah satu infeksi yang berbahaya karena mempengaruhi sistem urat saraf dan otot. Kata tetanus diambil dari bahasa Yunani yaitu tetanos dari teinein yang berarti menegang. Penderita biasanya mengejang dengan rahang tertutup rapat (disebut lockjaw), punggung melengkung dan sulit bernafas.

Obat Tetanus Tradisional

Obat Tetanus Tradisional

Penyakit Tetanus

Penyakit Tetanus disebabkan neurotoksin (tetanospasmin) dari bakteri Gram positif anaerob, Clostridium tetani . Bakteri Clostridium tetani ini banyak ditemukan di tanah, kotoran manusia dan hewan peliharaan dan di daerah pertanian, namun juga dapat ditemukan pada besi berkarat, ujung jarum/peniti yang tidak steril.

Pada bayi yang baru lahir, kuman ini dapat masuk melalui luka iris tali pusat yang tidak dipotong dengan pisau steril. Penyakit tetanus pada bayi yang baru lahir disebut tetanus neonatorum dan merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak pada bayi.

Kuman tetanus ini dapat menyerang manusia maupun hewan. Kuman dapat masuk melalui luka, baik luka dangkal maupun luka besar. Terdapat beberapa korban yang terinfeksi tetanus akibat membersihkan gigi menggunakan jarum atau peniti yang terkontaminasi kuman.

Gejala Penyakit Tetanus

Gejala yang timbul pada awalnya adalah sakit kepala, gelisah, nyeri pada otot rahang yang kemudian diikuti rasa kaku (trismus), demam, otot perut mengeras, kejang, dan akhirnya pada seluruh tubuh. Gejala ini biasanya mulai terjadi 8 hari setelah tubuh terkena infeksi, dan akan menyerang selama 3 hari sampai 3 minggu. Nyeri pada tulang rahang dan gigi seringkali membuat pasien sulit untuk membuka mulutnya atau untuk menelan makanan, dan akhirnya dapat mengakibatkan kematian pharmacy online without prescription akibat sesak atau sukar bernafas. Tetanus sendiri tidak dapat ditularkan antara sesama manusia. Umumnya penyakit tetanus mudah menyerang pada mereka yang belum pernah menerima vaksinasi tetanus atau pada mereka yang pernah mendapatkan vaksinasi namun lebih dari 10 tahun yang lalu. Pasien yang terkena penyakit tetanus harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Tetanus neonatorum umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir. Tetanus menyerang bayi yang baru lahir karena dilahirkan di tempat yang tidak bersih dan steril, terutama jika tali pusar terinfeksi. Gejala tetanus pada bayi terjadi 3-10 hari setelah persalinan, bayi menangis terus menerus dan tidak mau menyusui, tubuhnya demam, daerah pusat tampak kotor dan meradang, memerah, dan membengkak akibat infeksi. Tetanus dapat menyebabkan kematian pada bayi dan banyak terjadi di negara berkembang. Sedangkan di negara-negara maju, dimana kebersihan dan teknik melahirkan yang sudah maju, tingkat kematian akibat infeksi tetanus dapat ditekan. Selain itu antibodi dari ibu kepada bayinya yang berada di dalam kandungan juga dapat mencegah infeksi tersebut.

Pencegahan Penyakit Tetanus

Mencegah tetanus melalui vaksinasi adalah jauh lebih baik daripada mengobatinya. Pada anak-anak, vaksin tetanus diberikan sebagai bagian dari vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus). Bagi yang sudah dewasa sebaiknya menerima booster. Setiap luka (terutama luka tusukan yang dalam) harus dibersihkan secara seksama karena kotoran dan jaringan mati akan mempermudah pertumbuhan bakteri Clostridium tetani.

Obat Tetanus Tradisional

1. Obat Tetanus Tradisional  Pertama

Bahan-Bahan :

– 3 jari asam trengguli
– 2 jari rimpang cekur
– 1/2 jari rimpang bangle
– 5 lembar daun ngokilo
– 10 lembar daun sembung
– 3 jari gula enau

Cara Pemakaian :

– Semua bahan di cuci bersih kemudian di potong-potong
– Lalu rebus dalam 4 gelas air
– Biarkan hingga mendidih dan air tersisa 3/4 nya
– Sesudah itu dinginkan dan minum
– Lakukan 3 kali sehari masing-masing 1 gelas

2. Obat Tetanus Tradisional Kedua

Bahan-Bahan :

– 1/2 genggam daun jinten
– 18 lembar daun ngokilo
– 2 jari rimpang cekur
– 3 jari gula aren

Cara Pemakaian :

– Cuci bersih semua bahan
– Lalu rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih
– Biarkan hingga tersisa 3/4 nya
– Kemudian dinginkan dan minum 3 kali sehari
– Masing-masing 1 gelas

Komplikasi Tetanus

Komplikasi yang terjadi pada penyakit tetanus adalah :

  1. Penyakit pada saluran pernapasan
    Hal ini disebabkan karena spasme atau pada otot-otot pernpasan dan spasme otot bagian laring dan sering ditemukan suatu kekejangan yang bisa mengakibatkan terjadinya sifiksia. Karena akumulasi dari sekresi saliva dan juga karena susahnya menelan air liur serta akibat dari makanan dan minuman sehingga sering terjadinya suatu bentuk aspirasi pneumonia, atelektasis yang terjadi akibat dari obstruksi oleh sekret. Pneumotoraks dan juga suatu mediastinal emfisema biasanya hal ini juga terjadi akibat yang dilakukannya dengan trakeostomi.
  2. Pada kardiovaskular
    Komplikasi yang terjadi misalnya adalah dalam bentuk aktivitas simpatis yang terjadi dengan meningkat antara lain adalah dalam bentuk takikardia, penyakit hipertensi, vasikokonstriksi perifer dan juga suatu rangsangan dalam bentuk miokardium.
  3. Komplikasi pada tulang dan otot
    Pada otot yang terjadi akibat spasma yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama bisa terjadi pada pendarahan di dalam otot. Pada tulang yang terjadi dibagian fraktura columna vertebralis akibat dari kekejangan yang terjadi dengan terus menerus dan biasanya paling utama adalah pada anak atau juga pada orang deeasa. Dan kebanyakan dari peneliti melaporkan bahwa bisa saja terjadi miositis ossifikans sirkumskripta.

Obat Tetanus Tradisional

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tetanus Herbal

Obat Tetanus Herbal  – Tetanus (lockjaw) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani. Disebut juga lockjaw karena terjadi kejang pada otot rahang. Penyakit ini menginfeksi sistem urat saraf dan otot sehingga saraf dan otot menjadi kaku (rigid).

Obat Tetanus Herbal

Obat Tetanus Herbal

Penyakit Tetanus

Penyakit Tetanus adalah penyakit infeksi di saat spasme otot tonik dan hiperrefleksia menyebabkan trismus (lockjaw), spasme otot umum, melengkungnya punggung (opistotonus), spasme glotal, kejang, dan paralisis pernapasan. Tetanus banyak ditemukan di negara-negara berkembang.

Penyebab Penyakit Tetanus

Penyebab Tetanus adalah bakteri anaerob Clostridium tetani. Spora dari Clostridium tetani dapat hidup selama bertahun-tahun di dalam tanah dan kotoran hewan. Jika bakteri tetanus masuk ke dalam tubuh manusia, bisa terjadi infeksi baik pada luka yang dalam maupun luka yang dangkal. Setelah proses persalinan, bisa terjadi infeksi pada rahim ibu dan pusar bayi yang baru lahir (tetanus neonatorum). Yang menyebabkan timbulnya gejala-gejala infeksi adalah racun yang dihasilkan oleh bakteri, bukan bakterinya.

Mula-mula 1 hingga 2 minggu setelah inokulasi bentuk spora ke dalam darah tubuh yang mengalami cedera (periode inkubasi).Tetanus merupakan 1 dari 4 penyakit penting yang manifestasi klinis utamanya adalah hasil dari pengaruh kekuatan eksotoksin (tetanus, gas ganggren, dipteri, botulisme). Tempat masuknya kuman penyakit ini bisa berupa luka yang dalam yang berhubungan dengan kerusakan jaringan lokal, tertanamnya benda asing atau sepsis dengan kontaminasi tanah, lecet yang dangkal dan kecil atau luka geser yang terkontaminasi tanah, trauma pada jari tangan atau jari kaki yang berhubungan dengan patah tulang jari dan luka pada pembedahan.

Pada keadaan anaerobik, spora bakteri ini akan bergerminasi menjadi sel vegetatif. Selanjutnya, toksin akan diproduksi dan menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui peredaran darah dan sistem limpa. Toksin tersebut akan beraktivitas pada tempat-tempat tertentu seperti pusat sistem saraf termasuk otak. Gejala klonis yang ditimbulakan dari toksin tersebut adalah dengan memblok pelepasan dari neurotransmiter sehingga terjadi kontraksi otot yang tidak terkontrol. Akibat dari tetanus adalah rigid paralysis (kehilangan kemampuan untuk bergerak) pada voluntary muscles (otot yang geraknya dapat dikontrol), sering disebut lockjaw karena biasanya pertama kali muncul pada otot rahang dan wajah. Kematian biasanya disebabkan oleh kegagalan pernafasan dan rasio kematian sangatlah tinggi.

Gejala Penyakit Tetanus

Gejala-gejala Tetanus biasanya muncul dalam waktu 5-10 hari setelah terinfeksi, tetapi bisa juga timbul dalam waktu 2 hari atau 50 hari setelah terinfeksi. Gejala yang paling sering ditemukan adalah kekakuan rahang. Gejala lainnya berupa gelisah, gangguan menelan, sakit kepala, demam, sakit tenggorokan, menggigil, kejang otot dan kaku kuduk, lengan serta tungkai.

Penderita Tetanus bisa mengalami kesulitan dalam membuka rahangnya (trismus). Kejang pada otot-otot wajah menyebabkan ekspresi penderita seperti menyeringai dengan kedua alis yang terangkat. Kekakuan atau kejang otot-otot perut, leher dan punggung bisa menyebabkan kepala dan tumit penderita tertarik ke belakang sedangkan badannya melengkung ke depan. Kejang pada otot sfingter perut bagian bawah bisa menyebabkan sembelit dan tertahannya air kemih.

Gangguan-gangguan yang ringan, seperti suara berisik, aliran angin atau goncangan, bisa memicu kekejangan otot yang disertai nyeri dan keringat yang berlebihan. Selama kejang seluruh tubuh terjadi, penderita tidak dapat berbicara karena otot dadanya kaku atau terjadi kejang tenggorokan. Hal tersebut juga menyebabkan gangguan pernafasan sehingga terjadi kekurangan oksigen pada penderita Tetanus.

Biasanya tidak terjadi demam. Laju pernafasan dan denyut jantung serta refleks-refleks biasanya meningkat. Tetanus juga bisa terbatas pada sekelompok otot di sekitar luka. Kejang di sekitar luka ini bisa menetap selama beberapa minggu.

Obat Tetanus Herbal

Bahan-Bahan Obat Tetanus Herbal  :

– 5 gram akar rau kabunggulu (Stephania japonica)
– 5 gram akar ripaketu (Toddalia asiatica)

Cara Pemakaian Obat Tetanus Herbal  :

– Akar rai kabunggulu dan akar ripaketu di cuci bersih
– Lalu ditumbuk bersama sampai halus
– Kemudian balurkan pada kulit yang sakit
– Diamkan selama seharian

Pengobatan umum yang dilakukan pada penyakit tetanus adalah :

Pengobatan umum yang dilakukan adalah :

  1. Isolasi pada penderita disaat sedang menghindari rangsangan. Dan selain itu, ruangan pada perawatan yang harus tenang.
  2. Perawatan luka yang dilakukan dengan obat tetanus dalam bentuk Rivanol, Betadine, dan H202
  3. Jika memang dibutuhkan maka bisa diberikan oksigen dan terkadang juga dibutuhkan suatu tindakan dalam bentuk trakeostomi untuk membantu menghindari dari terjadinya obstruksi jalan napas.
  4. Jika banyak sekresi yang terjadi pada mulut maka bisa mengakibatkan terjadinya kekejangan atau juga pada penumpukan saliva maka harus dibersihkan dengan menggunakan alat pengisap lendir.
  5. Lewat makanan serta minuman dengan menggunakan sonde lambung. Bahan makanan yang bisa dengan mudah dicerna hanya dengan cukup mengandung protein serta kalori di dalamnya.

Prognosis dari penyakit tetanus sendiri, karena penyakit tetanus mempunyai angka kematian yang bisa mencapai sekitar 50%. Biasanya kematian ini terjadi pada penderita yang usia muda, sangat tua serta terjadi akibat pemakaian dari obat suntik. Jika gejala yang terjadi semakin memburuk, maka sebaiknya segera melakukan pengobatan. Jika pengobatan atau pengobatan yang dilakukan tertunda maka hal ini akan berakibat prognosis yang terjadi menjadi semakin memburuk.

Obat Tetanus Herbal

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment