Cara Mengobati Penyakit Tetanus Dengan Alami

Penyakit tetanus merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan gejala otot kejang dan menjadi sangat kecil sehingga tidak mampu untuk berkontraksi. Pada penyakit tetanus, biasanya virus yang menjadi penyebab dari terjadinya penyakit ini muncul adalah Clostridium tetani, bakteri yang menghasilkan zat seperti asetikolin sehingga membuat otot terus melakukan kontraksi. Bakteri penyakit tetanus ini akan berkembang biak pada luka tusuk yang dalam. Biasanya luka ini terjadi karena tertusuk paku, pecahan kaca, atau terkena benda tajam lainnya yang karat. Luka yang terjadi akibat kecelakaan, luka bakar dan radang yang terjadi pada telinga bagian tengah juga bisa menyebabkan bakteri ini berkembang biak.

tetanus

Gejala penyakit tetanus yang sering dialami oleh balita adalah mereka akan mengalami kesulitan dalam menelan, sakit kepala, sukar membuka mulut dan juga sakit pada bagian tubuh yang lainnya.

Cara mengobati penyakit tetanus dengan alami bisa dilakukan dengan mencegah terjadinya penyakit ini datang. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang bisa menimbulkan kematian. Rata-rata mereka yang mengalami penyakit tetanus akan meninggal. Cara mencegah penyakit tetanus ini bisa dilakukan dengan membersihkan sabun terlebih dahulu pada luka. Pemberian vaksin Tetanus Toxid (TT) diberikan pada kasus kondisi tetanus parah dan juga pemberian Anti-Tetanus Serum (ATS). Penyakit tetanus akan menjadi parah jika Anda melakukan aktivitas secara berlebihan.

Cara mengobati penyakit tetanus dengan alami bisa dengan menggunakan asam trengguli sebanyak 3 jari, 2 rimpang cekur, ½ rimpang bangle, daun ngokilo 5 lembar, dan daun sembung 10 lembar, gula enau sebanyak 3 jari. Semua bahan ini dicuci terlebih dahulu kemudian dipotong dan direbus ke dalam 3-4 gelas air. Jika sudah mendidih sisakan hingga ¾ airnya. Kemudian disaring dan dinginakan. Minumnya adalah 3 kali dalam sehari.

Cara mengobati penyakit tetanus dengan alami menggunakan daun jinten sebanyak ½ genggam, daun ngokilo 18 lembar, rimpang cekur 2 jari, dan gula aren 3 jari. Cucilah semua bahan ini hingga bersih kemudian direbus hingga mendidih. Saring, dinginkan dan minum ramuan ini.

 

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Tetanus

tetanusPenyakit tetanus kebanyakan terdapat pada anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi tetanus (DPT) dan pada umumnya terdapat pada anak dari keluarga yang belum mengerti pentingnya imunisasi dan pemeliharan kesehatan seperti kebersihan lingkungan dan perorangan. Tetanus  neuonatorum merupakan penyebab kejang yang sering dijumpai  pada bayi baru lahir, yang bukan karena traum kelahiran atau asfiksia, tetapi disebabkan oleh infeksi selama masa neonatal, yang terjadi sebagai  akibat pemotongan tali pusat atau disebabkan oleh toksin kuman Clostridium tetani, yang bermanifestasi dengan kejang otot secara paroksismal dan diikuti kekakuan seluruh badan. Kekakuan tonus otot  ini selalu tampak pada otot masester dan otot rangka.

Penyebab penyakit tetanus adalah Clostridium tetani adalah kuman yang berbentuk batang seperti penabuh gendering, berspora, golongan garam positif, hidup anaerob. Kuman ini mengeluarkan toksin yang bersifat neurotoksik (tetanus spasmin), yang mula-mula akan menyebabkan kejangotot dan saraf tepi setempat. Tetani didukung oleh adanya luka yang dalam dengan perawatan yang salah. Selain di luar tubuh manusia, tersebar luas di tanah. Juga terdapat di tempat yang kotor, besi berkarat sampai pada tusuk sate bekas. Basil ini bila kondisinya baik (  di dalam tubuh manusia) akan mengeluarkan toksin. Toksin ini dapat menghancurkan sel darah merah, merusak leukosit, dan merupakan tetanospamin, yaitu toksin yang neurotropik yang dapat menyebabkan ketegangan dan spasme otot.

Penyakit tetanus biasanya terjadi setelah tubuh terluka dan kebanyakan luka tusuk yang dalam misalnya tertusuk paku, pecahan kaca, terkena kaleng, atau luka yang menjadi kotor, karena terjatuh di tempat yang kotor dan terluka ata kecelakaan dan timbul luka yang tertutup debu/kotoran juga luka bakar dan patah tulang terbuka. Luka yang kotor/tertutup memungkinkan keadaan anaerob yang ideal untuk pertumbuhan  Clostridium tetani. Sebagai porte d’entrée lainnya dapat juga luka gores yang ringan kemudian menjadi bernanah; gigi berlobang dikorek dengan benda yang kotor atau otitis media parulen (OMP) yang dibersihkan dengan kain yang kotor. Masa inkubasi tetanus berkisar antara 2-14 hari. Prognosis penyakit tetanus ini sangat buruk bila ada OMP dan luka pada kulit kepala.  Toksin tersebut bersifat antigen, sangat mudah diikat oleh jaringan saraf dan bila dalam keadaan terikat tidak dapat lagi dinetralkan oleh antitoksin spesifik. Tetapi toksin yang bebas dalam peredaran darah sangat mudah dinetralkan oleh antitoksin. Hal ini penting untuk pencegahan dan pengobatan penyakit tetanus ini.

Pengkajian keperawatan tetanus meliputi anamnesis riwayat penyakit pemeriksaan fisik, pemeriksaan diagnostic, dan pengkajian psiko-sosial (pada anak perlu dkaji dampak hospitalisasi). Keluhan utama yang sering menjadi alasan penderita atau orang tua membawa anaknya untuk meminta pertolongan kesehatan adalah panas badan tinggi, kejang dan penurunan  tingkat kesadaran.

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Tetanus

Penyakit tetanus merupakan salah satu infeksi yang berbahaya karena mempengaruhi sistem urat saraf dan otot. Kata tetanus diambil dari bahasa Yunani yaitu tetanos dari teinein yang berarti menegang.

Penderita biasanya mengejang dengan rahang tertutup rapat (disebut lockjaw), punggung melengkung dan sulit bernafas.

Tetanus disebabkan neurotoksin (tetanospasmin) dari bakteri Gram positif anaerob, Clostridium tetani . Bakteri Clostridium tetani ini banyak ditemukan di tanah, kotoran manusia dan hewan peliharaan dan di daerah pertanian, namun juga dapat ditemukan pada besi berkarat, ujung jarum/peniti yang tidak steril.

Pada bayi yang baru lahir, kuman ini dapat masuk melalui luka iris tali pusat yang tidak dipotong dengan pisau steril. Penyakit tetanus pada bayi yang baru lahir disebut tetanus neonatorum dan merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak pada bayi.

Kuman tetanus ini dapat menyerang manusia maupun hewan. Kuman dapat masuk melalui luka, baik luka dangkal maupun luka besar. Terdapat beberapa korban yang terinfeksi tetanus akibat membersihkan gigi menggunakan jarum atau peniti yang terkontaminasi kuman.

Gejala Tetanus

Gejala yang timbul pada awalnya adalah sakit kepala, gelisah, nyeri pada otot rahang yang kemudian diikuti rasa kaku (trismus), demam, otot perut mengeras, kejang, dan akhirnya pada seluruh tubuh. Gejala ini biasanya mulai terjadi 8 hari setelah tubuh terkena infeksi, dan akan menyerang selama 3 hari sampai 3 minggu. Nyeri pada tulang rahang dan gigi seringkali membuat pasien sulit untuk membuka mulutnya atau untuk menelan makanan, dan akhirnya dapat mengakibatkan kematian pharmacy online without prescription akibat sesak atau sukar bernafas. Tetanus sendiri tidak dapat ditularkan antara sesama manusia. Umumnya penyakit tetanus mudah menyerang pada mereka yang belum pernah menerima vaksinasi tetanus atau pada mereka yang pernah mendapatkan vaksinasi namun lebih dari 10 tahun yang lalu. Pasien yang terkena penyakit tetanus harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Tetanus neonatorum umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir. Tetanus menyerang bayi yang baru lahir karena dilahirkan di tempat yang tidak bersih dan steril, terutama jika tali pusar terinfeksi. Gejala tetanus pada bayi terjadi 3-10 hari setelah persalinan, bayi menangis terus menerus dan tidak mau menyusui, tubuhnya demam, daerah pusat tampak kotor dan meradang, memerah, dan membengkak akibat infeksi. Tetanus dapat menyebabkan kematian pada bayi dan banyak terjadi di negara berkembang. Sedangkan di negara-negara maju, dimana kebersihan dan teknik melahirkan yang sudah maju, tingkat kematian akibat infeksi tetanus dapat ditekan. Selain itu antibodi dari ibu kepada bayinya yang berada di dalam kandungan juga dapat mencegah infeksi tersebut.

Pencegahan

Mencegah tetanus melalui vaksinasi adalah jauh lebih baik daripada mengobatinya. Pada anak-anak, vaksin tetanus diberikan sebagai bagian dari vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus). Bagi yang sudah dewasa sebaiknya menerima booster. Setiap luka (terutama luka tusukan yang dalam) harus dibersihkan secara seksama karena kotoran dan jaringan mati akan mempermudah pertumbuhan bakteri Clostridium tetani.

Pengobatan Tradisional Tetanus

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- 3 jari asam trengguli
- 2 jari rimpang cekur
- 1/2 jari rimpang bangle
- 5 lembar daun ngokilo
- 10 lembar daun sembung
- 3 jari gula enau

Cara Pemakaian :

- Semua bahan di cuci bersih kemudian di potong-potong
- Lalu rebus dalam 4 gelas air
- Biarkan hingga mendidih dan air tersisa 3/4 nya
- Sesudah itu dinginkan dan minum
- Lakukan 3 kali sehari masing-masing 1 gelas

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 1/2 genggam daun jinten
- 18 lembar daun ngokilo
- 2 jari rimpang cekur
- 3 jari gula enau

Cara Pemakaian :

- Cuci bersih semua bahan
- Lalu rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih
- Biarkan hingga tersisa 3/4 nya
- Kemudian dinginkan dan minum 3 kali sehari
- Masing-masing 1 gelas

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Alami Tetanus

Tetanus adalah penyakit infeksi yang diakibatkan oleh toksin kuman Clostridium tetani, ditandai dengan kejang otot secara paroksismal dan diikuti kekakuan otot seluruh badan. Kekakuan tonus otot ini tampak pada otot maseter dan otot-otot rangka.

Penyakit tetanus banyak terdapat pada luka dalam, luka tusuk, luka dengan jaringan mati (corpus alienum) karena merupakan kondisi yang baik untuk proliferasi kuman anaerob. Luka dengan infeksi piogenik dimana bakeri piogenik mengonsumsi eksogen pada luka sehingga suasana menjadi anaerob yang penting bagi tumbuhnya basil tetanus.

Gejala Tetanus

- Ketegangan otot terutama pada rahang dan leher
- Sulit membuka mulut (trismus)
- Kaku kuduk
- Badan kaku dengan epistotonus, tungkai dalam mengalami ekstensi, lengan kaku dan mengepal
- Kejang tonik
- Kesadaran biasanya tetap baik
- Demam ringan
- Asfiksia dan sianosis akibat kontraksi otot

Jenis-Jenis Tetanus

1. Tetanus Lokal

Baru dijumpai ketegangan di sekitar luka, menunjukkan infeksi ringan, mikroorganisme piogenik sedikit, jumlah bakteri sedikit

2. Tetanus Umum

Didapatkan gejala-gejala umum tetanus

3. Tetanus Kepala

Luka yang terdapat dikepala dan leher sangat berbahaya seperti otitis media

Pengobatan Alami Tetanus

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- 3 jari rimpang kecur
- 1/2 genggam daun jinten
- 18 lembar daun ngokilo
- 3 gelas air
- 3 jari gula enau

Cara Pemakaian :

- Semua bahan dicuci bersih
- Lalu di potong-potong
- Rebus dalam 3 gelas air dan tambahkan gula enau
- Diamkan hingga air rebusan tersisa 3/4 nya
- Air rebusan dinginkan dan disaring
- Minum ramuan 3 kali sehari

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 15 jari asam trengguli
- 6 sendok makan madu

Cara Pemakaian :

- Pisahkan daging asam trengguli tersebut dari bijinya
- Lalu haluskan daging asam tersebut
- Kemudian seduh dengan 1 gelas air hangat
- Tambahkan madu lalu aduk hingga merata

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Herbal Tetanus

Tetanus (lockjaw) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani. Disebut juga lockjaw karena terjadi kejang pada otot rahang. Penyakit ini menginfeksi sistem urat saraf dan otot sehingga saraf dan otot menjadi kaku (rigid).

Tetanus adalah penyakit infeksi di saat spasme otot tonik dan hiperrefleksia menyebabkan trismus (lockjaw), spasme otot umum, melengkungnya punggung (opistotonus), spasme glotal, kejang, dan paralisis pernapasan. Tetanus banyak ditemukan di negara-negara berkembang.

Penyebab Penyakit Tetanus

Penyebab Tetanus adalah bakteri anaerob Clostridium tetani. Spora dari Clostridium tetani dapat hidup selama bertahun-tahun di dalam tanah dan kotoran hewan. Jika bakteri tetanus masuk ke dalam tubuh manusia, bisa terjadi infeksi baik pada luka yang dalam maupun luka yang dangkal. Setelah proses persalinan, bisa terjadi infeksi pada rahim ibu dan pusar bayi yang baru lahir (tetanus neonatorum). Yang menyebabkan timbulnya gejala-gejala infeksi adalah racun yang dihasilkan oleh bakteri, bukan bakterinya.

Mula-mula 1 hingga 2 minggu setelah inokulasi bentuk spora ke dalam darah tubuh yang mengalami cedera (periode inkubasi).Tetanus merupakan 1 dari 4 penyakit penting yang manifestasi klinis utamanya adalah hasil dari pengaruh kekuatan eksotoksin (tetanus, gas ganggren, dipteri, botulisme). Tempat masuknya kuman penyakit ini bisa berupa luka yang dalam yang berhubungan dengan kerusakan jaringan lokal, tertanamnya benda asing atau sepsis dengan kontaminasi tanah, lecet yang dangkal dan kecil atau luka geser yang terkontaminasi tanah, trauma pada jari tangan atau jari kaki yang berhubungan dengan patah tulang jari dan luka pada pembedahan.

Pada keadaan anaerobik, spora bakteri ini akan bergerminasi menjadi sel vegetatif. Selanjutnya, toksin akan diproduksi dan menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui peredaran darah dan sistem limpa. Toksin tersebut akan beraktivitas pada tempat-tempat tertentu seperti pusat sistem saraf termasuk otak. Gejala klonis yang ditimbulakan dari toksin tersebut adalah dengan memblok pelepasan dari neurotransmiter sehingga terjadi kontraksi otot yang tidak terkontrol. Akibat dari tetanus adalah rigid paralysis (kehilangan kemampuan untuk bergerak) pada voluntary muscles (otot yang geraknya dapat dikontrol), sering disebut lockjaw karena biasanya pertama kali muncul pada otot rahang dan wajah. Kematian biasanya disebabkan oleh kegagalan pernafasan dan rasio kematian sangatlah tinggi.

Gejala Penyakit Tetanus

Gejala-gejala Tetanus biasanya muncul dalam waktu 5-10 hari setelah terinfeksi, tetapi bisa juga timbul dalam waktu 2 hari atau 50 hari setelah terinfeksi. Gejala yang paling sering ditemukan adalah kekakuan rahang. Gejala lainnya berupa gelisah, gangguan menelan, sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan, menggigil, kejang otot dan kaku kuduk, lengan serta tungkai.

Penderita Tetanus bisa mengalami kesulitan dalam membuka rahangnya (trismus). Kejang pada otot-otot wajah menyebabkan ekspresi penderita seperti menyeringai dengan kedua alis yang terangkat. Kekakuan atau kejang otot-otot perut, leher dan punggung bisa menyebabkan kepala dan tumit penderita tertarik ke belakang sedangkan badannya melengkung ke depan. Kejang pada otot sfingter perut bagian bawah bisa menyebabkan sembelit dan tertahannya air kemih.

Gangguan-gangguan yang ringan, seperti suara berisik, aliran angin atau goncangan, bisa memicu kekejangan otot yang disertai nyeri dan keringat yang berlebihan. Selama kejang seluruh tubuh terjadi, penderita tidak dapat berbicara karena otot dadanya kaku atau terjadi kejang tenggorokan. Hal tersebut juga menyebabkan gangguan pernafasan sehingga terjadi kekurangan oksigen pada penderita Tetanus.

Biasanya tidak terjadi demam. Laju pernafaan dan denyut jantung serta refleks-refleks biasanya meningkat. Tetanus juga bisa terbatas pada sekelompok otot di sekitar luka. Kejang di sekitar luka ini bisa menetap selama beberapa minggu.

Pengobatan Herbal Tetanus

Bahan-Bahan :

- 5 gram akar rau kabunggulu (Stephania japonica)
- 5 gram akar ripaketu (Toddalia asiatica)

Cara Pemakaian :

- Akar rai kabunggulu dan akar ripaketu di cuci bersih
- Lalu ditumbuk bersama sampai halus
- Kemudian balurkan pada kulit yang sakit
- Diamkan selama seharian

Posted in Obat Tetanus | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment