Obat Tetanus Herbal

Obat Tetanus Herbal  – Tetanus (lockjaw) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani. Disebut juga lockjaw karena terjadi kejang pada otot rahang. Penyakit ini menginfeksi sistem urat saraf dan otot sehingga saraf dan otot menjadi kaku (rigid).

Obat Tetanus Herbal

Obat Tetanus Herbal

Penyakit Tetanus

Penyakit Tetanus adalah penyakit infeksi di saat spasme otot tonik dan hiperrefleksia menyebabkan trismus (lockjaw), spasme otot umum, melengkungnya punggung (opistotonus), spasme glotal, kejang, dan paralisis pernapasan. Tetanus banyak ditemukan di negara-negara berkembang.

Penyebab Penyakit Tetanus

Penyebab Tetanus adalah bakteri anaerob Clostridium tetani. Spora dari Clostridium tetani dapat hidup selama bertahun-tahun di dalam tanah dan kotoran hewan. Jika bakteri tetanus masuk ke dalam tubuh manusia, bisa terjadi infeksi baik pada luka yang dalam maupun luka yang dangkal. Setelah proses persalinan, bisa terjadi infeksi pada rahim ibu dan pusar bayi yang baru lahir (tetanus neonatorum). Yang menyebabkan timbulnya gejala-gejala infeksi adalah racun yang dihasilkan oleh bakteri, bukan bakterinya.

Mula-mula 1 hingga 2 minggu setelah inokulasi bentuk spora ke dalam darah tubuh yang mengalami cedera (periode inkubasi).Tetanus merupakan 1 dari 4 penyakit penting yang manifestasi klinis utamanya adalah hasil dari pengaruh kekuatan eksotoksin (tetanus, gas ganggren, dipteri, botulisme). Tempat masuknya kuman penyakit ini bisa berupa luka yang dalam yang berhubungan dengan kerusakan jaringan lokal, tertanamnya benda asing atau sepsis dengan kontaminasi tanah, lecet yang dangkal dan kecil atau luka geser yang terkontaminasi tanah, trauma pada jari tangan atau jari kaki yang berhubungan dengan patah tulang jari dan luka pada pembedahan.

Pada keadaan anaerobik, spora bakteri ini akan bergerminasi menjadi sel vegetatif. Selanjutnya, toksin akan diproduksi dan menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui peredaran darah dan sistem limpa. Toksin tersebut akan beraktivitas pada tempat-tempat tertentu seperti pusat sistem saraf termasuk otak. Gejala klonis yang ditimbulakan dari toksin tersebut adalah dengan memblok pelepasan dari neurotransmiter sehingga terjadi kontraksi otot yang tidak terkontrol. Akibat dari tetanus adalah rigid paralysis (kehilangan kemampuan untuk bergerak) pada voluntary muscles (otot yang geraknya dapat dikontrol), sering disebut lockjaw karena biasanya pertama kali muncul pada otot rahang dan wajah. Kematian biasanya disebabkan oleh kegagalan pernafasan dan rasio kematian sangatlah tinggi.

Gejala Penyakit Tetanus

Gejala-gejala Tetanus biasanya muncul dalam waktu 5-10 hari setelah terinfeksi, tetapi bisa juga timbul dalam waktu 2 hari atau 50 hari setelah terinfeksi. Gejala yang paling sering ditemukan adalah kekakuan rahang. Gejala lainnya berupa gelisah, gangguan menelan, sakit kepala, demam, sakit tenggorokan, menggigil, kejang otot dan kaku kuduk, lengan serta tungkai.

Penderita Tetanus bisa mengalami kesulitan dalam membuka rahangnya (trismus). Kejang pada otot-otot wajah menyebabkan ekspresi penderita seperti menyeringai dengan kedua alis yang terangkat. Kekakuan atau kejang otot-otot perut, leher dan punggung bisa menyebabkan kepala dan tumit penderita tertarik ke belakang sedangkan badannya melengkung ke depan. Kejang pada otot sfingter perut bagian bawah bisa menyebabkan sembelit dan tertahannya air kemih.

Gangguan-gangguan yang ringan, seperti suara berisik, aliran angin atau goncangan, bisa memicu kekejangan otot yang disertai nyeri dan keringat yang berlebihan. Selama kejang seluruh tubuh terjadi, penderita tidak dapat berbicara karena otot dadanya kaku atau terjadi kejang tenggorokan. Hal tersebut juga menyebabkan gangguan pernafasan sehingga terjadi kekurangan oksigen pada penderita Tetanus.

Biasanya tidak terjadi demam. Laju pernafasan dan denyut jantung serta refleks-refleks biasanya meningkat. Tetanus juga bisa terbatas pada sekelompok otot di sekitar luka. Kejang di sekitar luka ini bisa menetap selama beberapa minggu.

Obat Tetanus Herbal

Bahan-Bahan Obat Tetanus Herbal  :

– 5 gram akar rau kabunggulu (Stephania japonica)
– 5 gram akar ripaketu (Toddalia asiatica)

Cara Pemakaian Obat Tetanus Herbal  :

– Akar rai kabunggulu dan akar ripaketu di cuci bersih
– Lalu ditumbuk bersama sampai halus
– Kemudian balurkan pada kulit yang sakit
– Diamkan selama seharian

Pengobatan umum yang dilakukan pada penyakit tetanus adalah :

Pengobatan umum yang dilakukan adalah :

  1. Isolasi pada penderita disaat sedang menghindari rangsangan. Dan selain itu, ruangan pada perawatan yang harus tenang.
  2. Perawatan luka yang dilakukan dengan obat tetanus dalam bentuk Rivanol, Betadine, dan H202
  3. Jika memang dibutuhkan maka bisa diberikan oksigen dan terkadang juga dibutuhkan suatu tindakan dalam bentuk trakeostomi untuk membantu menghindari dari terjadinya obstruksi jalan napas.
  4. Jika banyak sekresi yang terjadi pada mulut maka bisa mengakibatkan terjadinya kekejangan atau juga pada penumpukan saliva maka harus dibersihkan dengan menggunakan alat pengisap lendir.
  5. Lewat makanan serta minuman dengan menggunakan sonde lambung. Bahan makanan yang bisa dengan mudah dicerna hanya dengan cukup mengandung protein serta kalori di dalamnya.

Prognosis dari penyakit tetanus sendiri, karena penyakit tetanus mempunyai angka kematian yang bisa mencapai sekitar 50%. Biasanya kematian ini terjadi pada penderita yang usia muda, sangat tua serta terjadi akibat pemakaian dari obat suntik. Jika gejala yang terjadi semakin memburuk, maka sebaiknya segera melakukan pengobatan. Jika pengobatan atau pengobatan yang dilakukan tertunda maka hal ini akan berakibat prognosis yang terjadi menjadi semakin memburuk.

Obat Tetanus Herbal


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Tetanus dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Tetanus and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.